Senin, 01 Januari 2018

Kelemahan Game Theory dalam Pasar Oligopoly

Salam untuk para pembaca. Kali ini ada pembahasan singkat tentang kelemahan yang dimiliki oleh teori permainan. Berikut penjelasannya :

Game teori memiliki beberapa kelemahan dalam pengaplikasiannya dalam masalah pasar oligopoly, yaitu :
  1. Game teori dapat diaplikasikan ke duopolies, namun akan terjadi masalah ketika ketika diaplikasikan ke lebih dari dua perusahaan.
  2. Teori ini berdasarkan pada asumsi bahwa duopolies selalu melaksanakan kebijakan “bermain aman”.
  3. Namun dalam kenyataannya duopolies sering mengambil resiko dalam kebijakannya untuk memperbanyak keuntungannya.
  4. Game oligopoly ternyata bukan sebuah “game penjumlahan tetap” seperti yang diasumsikan oleh game teori. Duopolis tidak akan bersaing dalam mendapatkan keuntungan dengan jumlah yang konstan.
  5. Dalam kenyataannya para duopolies tidak menguasai strategi secara sempurna seperti yang dibayangkan oleh pesaing seperti yang ada dalam game teori. Apa yang dilakukan oleh pesaing, seorang duopolies bahkan mungkin tidak mengerti strategi yang digunakan oleh pesaingnya .
  6. Game teori mengasumsikan bahwa pelaku duopolis akan mengambil strategi yang paling baik, contohnya kedua pihak akan menggunakan perhitungan maksimin atau minimaksnya. Dalam kenyataannya apabila salah satu duopolis gagal dalam menerapkan strategi tersebut, maka game teori tidak akan berguna.
Kelemahan-kelemahan inilah yang membuat game teori gagal dalam menjelaskan kegiatan pasar oligopoli.

Demikian pembahasan singkatnya. Semoga bermanfaat, ya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar