Ini adalah gambaran singkat dari saya tentang web.
Selamat membaca. Semoga bermanfaat.
Selasa, 10 Juli 2018
Sabtu, 05 Mei 2018
Penerapan Cloud Computing pada PT. Pos Indonesia (Persero)
PT. POS INDONESIA (PERSERO)

Sejarah mencatat keberadaan Pos Indonesia begitu panjang, Kantorpos pertama didirikan di Batavia (sekarang Jakarta) oleh Gubernur Jendral G.W Baron van Imhoff pada tanggal 26 Agustus 1746 dengan tujuan untuk lebih menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor di luar Jawa dan bagi mereka yang datang dari dan pergi ke Negeri Belanda. Sejak itulah pelayanan pos telah lahir mengemban peran dan fungsi pelayanan kepada publik.
Setelah Kantorpos Batavia didirikan, maka empat tahun kemudian didirikan Kantorpos Semarang untuk mengadakan perhubungan pos yang teratur antara kedua tempat itu dan untuk mempercepat pengirimannya. Rute perjalanan pos kala itu ialah melalui Karawang, Cirebon dan Pekalongan.
Alasan PT. Pos Indonesia menggunakan cloud computing:
1. Memudahkan pihak agen dalam proses penginputan dan penerimaan barang dengan cepat tanpa perlu datang ke bagian pusat.
2. Memudahkan pihak agen dan costumer dalam mengetahui keberadaan barang, kondisi barang, dan dapat memperkirakan waktu pengiriman barang dengan lebih tepat.
3. Jika terjadi kesalahan sistem, maka pihak pusat akan lebih mudah untuk melakukan perbaikan tanpa harus langsung terjun ke bagian pihak agen yang mengalami kerusakan sistemnya, sehingga akan lebih efektif.
Sumber :
https://www.google.com/search?biw=1366&bih=662&tbm=isch&sa=1&ei=uVftWse2GMO68QXTg6WIDw&q=kantor+pos+indonesia&oq=kantor+pos+indonesia&gs_l=img.3..0j0i7i30k1l6j0i30k1j0i24k1l2.4694.4694.0.6030.1.1.0.0.0.0.163.163.0j1.1.0....0...1c.1.64.img..0.1.162....0.Ig8ckDMHbYA#imgrc=U_1xQDW9y7jduM:
https://jeryfrl.files.wordpress.com/2013/10/sejarah-pt-pos-indonesia.docx
1. Memudahkan pihak agen dalam proses penginputan dan penerimaan barang dengan cepat tanpa perlu datang ke bagian pusat.
2. Memudahkan pihak agen dan costumer dalam mengetahui keberadaan barang, kondisi barang, dan dapat memperkirakan waktu pengiriman barang dengan lebih tepat.
3. Jika terjadi kesalahan sistem, maka pihak pusat akan lebih mudah untuk melakukan perbaikan tanpa harus langsung terjun ke bagian pihak agen yang mengalami kerusakan sistemnya, sehingga akan lebih efektif.
Sumber :
https://www.google.com/search?biw=1366&bih=662&tbm=isch&sa=1&ei=uVftWse2GMO68QXTg6WIDw&q=kantor+pos+indonesia&oq=kantor+pos+indonesia&gs_l=img.3..0j0i7i30k1l6j0i30k1j0i24k1l2.4694.4694.0.6030.1.1.0.0.0.0.163.163.0j1.1.0....0...1c.1.64.img..0.1.162....0.Ig8ckDMHbYA#imgrc=U_1xQDW9y7jduM:
https://jeryfrl.files.wordpress.com/2013/10/sejarah-pt-pos-indonesia.docx
Jumat, 04 Mei 2018
Alur/Cara Kerja Cloud Computing
Cara Kerja Sistem Cloud Computing
Sistem Cloud bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah – perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima di server aplikasi kemudian data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya.
Contohnya lewat penggunaan email seperti Yahoo ataupun Gmail. Data di beberapa server diintegrasikan secara global tanpa harus mendownload software untuk menggunakannya. Pengguna hanya memerlukan koneksi internet dan semua data dikelola langsung oleh Yahoo dan juga Google. Software dan juga memori atas data pengguna tidak berada di komputer tetapi terintegrasi secara langsung melalui sistem Cloud menggunakan komputer yang terhubung ke internet.
Berikut adalah penjelasan singkat tentang Cloud Computing, sistem yang telah mendunia yang dapat membantu perusahaan atau organisasi dalam efisiensi penyimpanan data. Beberapa faktor seperti ketersediaan internet yang dibutuhkan sebagai jalur utama dalam distribusi data, kualitas vendor akan layanan sistem Cloud maupun masalah keamanan dan privasi seperti serangan peretas/hacker dalam meretas internet patut menjadi pertimbangan tersendiri sebelum anda beralih ke sistem Cloud. Selain vendor yang harus meningkatkan kualitas pelayanan mereka, pengguna juga diharapkan dapat lebih bijak dalam memilih kualitas vendor yang akan mereka gunakan untuk mengelola data berbasis Cloud Computing.
Sumber : http://pusatteknologi.com/pengertian-manfaat-cara-kerja-dan-contoh-cloud-computing.html
Manfaat/Fungsi Cloud Computing
Manfaat/Fungsi Cloud Computing Serta Penerapan Dalam Kehidupan Sehari – hari
Setelah penjabaran definisi singkat diatas tentu penggunaan teknologi dengan sistem cloud cukup memudahkan pengguna selain dalam hal efisiensi data, juga penghematan biaya. Berikut manfaat manfaat yang dapat dipetik lewat teknologi berbasis sistem cloud.
1. Semua Data Tersimpan di Server Secara Terpusat
Salah satu keunggulan teknologi cloud adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage dll karena semua telah tersedia secara virtual.
2. Keamanan Data
Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.
3. Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi
Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet. Selain itu, pengguna dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk. Bahkan salah satu praktisi IT kenamaan dunia, mendiang Steve Jobs mengatakan bahwa membeli memori fisik untuk menyimpan data seperti hardisk merupakan hal yang percuma jika kita dapat menyimpan nya secara virtual/melalui internet.
4. Investasi Jangka Panjang
Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud.
Penerapan Cloud Computing telah dilakukan oleh beberapa perusahaan IT ternama dunia seperti Google lewat aplikasi Google Drive, IBM lewat Blue Cord Initiative, Microsoft melalui sistem operasi nya yang berbasis Cloud Computing, Windows Azure dsb. Di kancah nasional sendiri penerapan teknologi Cloud juga dapat dilihat melalui penggunaan Point of Sale/program kasir.
Salah satu perusahaan yang mengembangkan produknya berbasis dengan sistem Cloud adalah DealPOS. Metode kerja Point of Sale (POS) ini adalah dengan mendistribusikan data penjualan toko retail yang telah diinput oleh kasir ke pemilik toko retail melalui internet dimanapun pemilik toko berada. Selain itu, perusahaan telekomunikasi ternama nasional, Telkom juga turut mengembangkan sistem komputasi berbasis Cloud ini melalui Telkom Cloud dengan program Telkom VPS dan Telkom Collaboration yang diarahkan untuk pelanggan UKM (Usaha Kecil-Menengah).
Sumber : http://pusatteknologi.com/pengertian-manfaat-cara-kerja-dan-contoh-cloud-computing.html
Cloud Computing
Apa itu Cloud Computing?
Cloud computing mungkin masih samar terdengar bagi orang awam. Tetapi keberadaan cloud computing di era digital kini sebenarnya telah terasa di tengah masyarakat dalam kehidupan sehari hari seperti penggunaan email dan juga media sosial.

Secara umum, definisi cloud computing (komputasi awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer – komputer yang terkoneksi pada waktu yang sama, tetapi tak semua yang terkonekasi melalui internet menggunakan cloud computing.
Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan juga aplikasi pengguna. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data pribadi mereka melalui komputer dengan akses internet.
Sumber : http://pusatteknologi.com/pengertian-manfaat-cara-kerja-dan-contoh-cloud-computing.html
Rabu, 04 April 2018
Contoh Web Content : Webtoon

Contoh web content yang saya pilih adalah webtoon. Webtoon adalah sebuah web yang berisi kumpulan komik yang dikeluarkan oleh media sosial LINE.
Webtoon menurut saya memiliki model konten web retorika, karena terdapat sarana yang diberikan webtoon kepada user untuk memberikan komentar atau feedback terhadap pihak server webtoon.
Apa Kelebihan Webtoon?
1. Gratis dan update tiap hari.
Siapa sih yang gak mau dapat gratisan? Pastinya sobat semua ingin dapat yang gratis tanpa mengeluarkan uang sepeserpun. Nah, aplikasi webtoon juga dapat diakses secara bebas dan gratis ditambah sobat bisa membaca lebih dari lima webtoon setiap harinya.
2. Komik yang full color.
Berbeda dengan manga Jepang yang hanya berwarna hitam dan putih, salah satu kelebihan lain dari komik buatan Korea ini adalah full color sehingga sangat cocok untuk sobat yang suka dengan komik berwarna.
3. Bermacam-macam genre.
Tersedia berbagai genre komik seperti drama, komedi, fantasi dan horror.
Apa Kekurangan Webtoon?
Kekurangan dari Line Webtoon pada smartphone adalah platform yang digunakan hanya iOS dan Android minimal versi 4.0. But don’t worry, untuk kalian warga Indonesia kalian bisa ikut baca webtoon pada laman resmi webtoon Indonesia.
Sumber :
http://iskandarmid.blogspot.co.id/2016/04/model-generatif.html
http://ariskawidya.blogspot.co.id/2015/11/webtoon.html
Web Content dan Model-Model Web Content
WEB CONTENT
Web content adalah isi dari website yang telah anda buat. Tanpa adanya file-file halaman web dan file pendukung, maka domain dan hosting yang telah Anda miliki tidak akan menampilkan apa-apa jika diakses. Ini seperti memiliki rumah baru yang sudah ada alamatnya tapi belum diisi perabot alias kosong.
Berbeda dengan domain dan hosting yang sangat mudah dimiliki serta tidak membutuhkan skill khusus, konten website membutuhkan penanganan dan skill khusus. Anda harus menyiapkan halaman web beserta file pendukungnya secara terstruktur agar berfungsi dengan baik, lalu menempatkannya di hosting Anda.
GENERATIVE MODEL
Generative models dan Discriminative models adalah dua model yang secara general dikenal di dunia pattern recognition. Biasanya setiap metode dapat dikategorikan ke dalam salah satu atau kedua model tersebut (dalam kasus hybrid methods). Perbedaan mencolok antara keduanya adalah, Generative models mengasumsikan bahwa pembentukan setiap pattern di atur oleh set parameters. Di lain pihak, Discriminative models lebih fokus kepada pembentukan decision boundaries yang mana akan digunakan sebagai batas pembeda antar patterns. Dalam prakteknya decision boundaries bisa sangat kompleks, atau sangat mudah seperti sebuah garis linear. Perlu diketahui bahwa pembentukan decision boundaries tidak hanya ekslusif ada di Discriminative models. Generative models juga dapat membuat decision boundaries.
MODEL RETORIKA DI WEB
Retorika berarti mempunyai keinginan untuk berbicara baik secara umum maupun khusus, yang dapat dilakukan dalam beberapa kelompok untuk mencapai suatu tujuan tertentu (misalnya memberikan informasi data atau memberikan informasi). Oleh karena itu pembicaraan adalah suatu kemampuan khusus manusia. Untuk menyampaikan jalan pikirannya kepada orang lain.
Aristoteles mendefinisikan retorika sebagai “kemampuan untuk melihat atau mengidentifikasi dalam keadaan tertentu sarana yang tersedia persuasi.” Menganalisis retorika berfokus pada “bagaimana” dan “mengapa” persuasi daripada apa hal-hal tertentu orang katakan atau tulis agar persuasif . Salah satu cara komponen strategi retoris adalah dengan menggunakan Segitiga Retoris. Model ini menempatkan ke dalam kerangka umum interaksi antara berbagai aktor dan perangkat dalam persuasi. Tiga Banding retorik adalah strategi utama yang digunakan untuk membujuk penonton/audience dan juga perangkat penting untuk memahami ketika membangun atau mendekonstruksi argumen. Retorika adalah sebuah seni berkomunikasi efektif dengan wicara. Retorika merujuk pada suatu teknik pemakaian bahasa sebagai seni, yang didasarkan pada suatu pengetahuan yang tersusun baik.
Segitiga retoris memungkinkan Anda untuk secara efektif menganalisis teks yang berbeda sebuah argumen untuk strategi retoris dan perangkat. Model ini membentuk proses retoris menjadi bagian-bagian dikelola dan berbeda melalui Segitiga Retoris dan Tiga Banding Retoris:
Segitiga retoris terdiri dari tiga komponen yang hadir dalam setiap proses persuasif:
- Penulis: orang yang menghasilkan teks.
- Pemirsa: orang / orang yang menerima / teks.
- Teks: pesan yang disampaikan dari penulis untuk penonton
Banding retoris: tiga jalan utama dimana orang dibujuk.
- Logos: Strategi alasan, logika, atau fakta. Setiap jenis argumen yang menarik bagi sisi rasional seseorang adalah menarik untuk logo.
- Ethos: ” Karakter” Banding ke etos Strategi kredibilitas, wewenang, atau menunjukkan penulis kepercayaan, keahlian dan kejujuran dan berusaha untuk menempatkan penulis dalam cahaya yang lebih positif untuk penonton.
- Pathos: Strategi emosi dan mempengaruhi. Pathos menarik bagi rasa audiens kemarahan, kesedihan, atau kegembiraan.
WEB ANNOTATION (ANOTASI WEB)
Anotasi web adalah anotasi online yang terkait dengan sumber daya web, biasanya halaman web. Dengan sistem anotasi Web, pengguna dapat menambah, mengubah atau menghapus informasi dari sumber Web tanpa memodifikasi sumber daya itu sendiri. Anotasi dapat dianggap sebagai lapisan di atas sumber yang ada, dan lapisan anotasi ini biasanya terlihat oleh pengguna lain yang berbagi sistem anotasi yang sama. Dalam kasus seperti itu, alat anotasi web adalah jenis alat perangkat lunak sosial. Untuk sistem anotasi teks berbasis Web, lihat Anotasi teks.
Anotasi web dapat digunakan untuk tujuan berikut:
- untuk menilai sumber daya Web, seperti kegunaannya, keramahan pengguna, kesesuaian untuk dilihat oleh anak di bawah umur.
- untuk meningkatkan atau menyesuaikan isinya dengan menambahkan / menghapus materi (seperti wiki).
- sebagai alat kolaboratif, mis. untuk mendiskusikan isi dari sumber daya tertentu.
- sebagai media kritik artistik atau sosial, dengan memungkinkan pengguna Web menafsirkan ulang, memperkaya, atau memprotes institusi atau ide yang muncul di Web.
- untuk mengukur hubungan sementara antara fragmen informasi.
Anotasi dapat dianggap sebagai lapisan tambahan sehubungan dengan komentar. Komentar diterbitkan oleh penerbit yang sama yang menjadi tuan rumah dokumen asli. Anotasi ditambahkan di atas itu, tetapi akhirnya bisa menjadi komentar yang, pada gilirannya, dapat diintegrasikan dalam versi lebih lanjut dari dokumen itu sendiri.
Sumber :
https://dhozkiii24.wordpress.com/2013/08/26/penjelasan-web-content-media-standar-generative-model-model-retorika-di-web/
https://en.wikipedia.org/wiki/Web_annotation
Sumber :
https://dhozkiii24.wordpress.com/2013/08/26/penjelasan-web-content-media-standar-generative-model-model-retorika-di-web/
https://en.wikipedia.org/wiki/Web_annotation
Langganan:
Postingan (Atom)